Efek Samping dari Daun Ceri

Efek Samping dari Daun Ceri – Daun ceri atau kersen selain bermanfaat sebagai obat tetapi bisa juga menimbulkan efek samping. Bila kita memanfaatkan  daun kersen atau daun ceri, sebagai obat herbal, untuk mengobati penyakit. Sebaiknya berkonsultasi kepada para ahli herbal.

Supaya cara penggunaan sesuai takaran atau dosis. Penggunaan yang secara berlebihan, tidak sesuai takaran atau dosis serta pengolahan yang tepat dan benar., akan menimbulkan efek samping yang tidak kita inginkan. Tanaman Ceri atau  kersen termasuk jenis tanaman yang tumbuh liar.

Tanaman ini bisa hidup di mana saja di pekarangan rumah atau di pinggir jalan dan tanah yang  kosong. Di perkebunan atau pun di ladang. Tanaman dapat tumbuh dengan subur tanpa perlu dipelihara.

Pohon ceri atau kersen mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

Buah Ceri atau Kersen

Buah Ceri atau Kersen

Tanaman ini memiliki kulit batang yang mudah untuk kupas, berambut halus serta mempunyai ranting yang kulit batang yang bercabang dan banyak, Pohon yang mempunyai daun yang rimbun dan cabang ranting yang datar dengan mudah untuk dijangkau.

Warna bunga yang putih, memiliki buah yang keci-kecil – kecil  berwarna hijau dan bila sudah matang berwarna merah. Berbuah sepanjang waktu.Pohon ceri atau kersen mempunyai akar yang berambut, ketinggian pohon bisa mencapai sekitar 4 meteran lebih.

Zat atau senyawa yang terdapat pada daun dan buah ceri atau kersen

Buah ceri atau kersen mempunyai beberapa zat atau senyawa seperti; vitamin c, zat besi, alkaloid, flavonoid, kalsium, protein, lemak, fosfor, serat, tanin, saponin, karbohidrat juga mengandung antioksidan, anti inflamsi, anti kanker, dan anti septic dan yang lainnya.

Dari kandungan berbagai zat dan senyawa  yang terdapat pada pohon ceri atau kersen inilah, pohon ceri yaitu  daun dan buah dapat bermanfaat sebagai obat alami yang digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Manfaat  daun ceri atau kersen

Untuk mengobati penyakit diabetes. Bisa menggunakan dari manfaat daun ceri atau kersen ini.  karena pada daun ceri terkandung senyawa yang bermanfaat untuk menurunkan dan menjaga  hormon insulin biar  tetap normal.

Meredakan nyeri sendi. Penyakit nyeri juga dapat diobati dengan manfaatkan daun ceri, kandungan senyawa yang ada pada daun ceri ini,  mampu meringankan dan menghilangkan rasa nyeri seperti nyeri pada persendian atau pun pada otot yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi.

Manfaat dari senyawa yang terkandung pada daun ceri, juga dapat  digunakan untuk mengobati penyakit kolesterol. Karena senyawa pada daun ceri dapat meringankan dan mengurangi kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.

Selain itu daun ceri dapat menyembuhkan Luka dan peradangan serta penyakit  infeksi. Menyembuhkan dan meringankan penyakit borok yang sudah menahun.

Daun ceri juga bermanfaat untuk mengobati penyakit tumor dan kanker, kandungan senyawa pada daun ini dapat menghambat pertumbuhan jaringan sel-sel- tumor dan kanker. Serta dapat melancarkan sistem aliran darah dan dapat menyehatkan fungsi jantung.

3 Efek Samping dari Daun Ceri

Efek Samping Daun Ceri

Efek Samping Daun Ceri

Efek samping dari daun ceri atau kersen sebagai berikut bila di konsumsi secara berlebihan:

  1. Menyebabkan gatal-gatal dan alergi

Selain memberikan manfaat air rebusan ceri mempunyai efek yang menyebabkan gatal-gatal dan alergi pada kulit.

  1. Menyebabkan sakit perut

Mengkonsumsi rebusan daun kersen dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Dapat meningkatkan asam lambung. Ini akan menyebabkan  sakit pada  perut bahkan bisa mengalami diare.

  1. Mengganggu Fungsi ginjal

Fungsi ginjal akan mengalami, kesulitan,  dalam menyaring atau membersihkan racun yang masuk ke tubuh, karena akibat mengkonsumsi air rebusan daun ceri. secara berlebihan. Menyebabkan fungsi ginjal terganggu.